Two become ONE…

Woowww.. sekarang saya sudah bisa bagi cerita-cerita tentang pernikahan, ya.. sih gak terlalu neko-neko usia pernikahan saya baru menginjak 5 tahun. Saya rasa banyak pengalaman yang SERU!!!. Kamu tahu gak? bahwa didalam pernikahan juga ada “SENI” nya, seni menangis, seni tertawa, seni marah, seni cemburu, seni mesra, dan ssssssttttstttt “seni rahasia”.

Saya mencoba menganalisa apakah usia saya termasuk muda, tadinya saya mau tulis artilelnya tapi sudah banyaaaaaaaakkk yang ngebahas.

Sekarang saya mau bilang, usia tidak dapat memastikan diri seseorang sudah dewasa atau sebaliknya. Saya nulis bukan berdasarkan artikel orang atau basa basi doang, tapi berdasarkan pengalaman pribadi. Saya pernah berfikir pernikahan itu bagai rekreasi selalu indah dan bersenang2… tapi konteksnya masih dalam bentuk “hura-huranya”.

Setelah beberapa bulan menjalani pernikahan, saya masih berfikiran “rekreasi” akan tetapi konteksnya berbeda… Ibaratnya kalau kita lagi mendaki gunung harus melewati banyak tebing, bukit, bahkan kadang-kadang ada jurang yang curam, namun dipuncaknya kita bisa merasakan keindahan, kedamaian, bahkan kepuasaan yang tidak dapat diungkapakan dengan kata-kata atau apapun…”WONDERFUL EXPERIENCES OF LIVE”…

Nah, saya masih harus banyak belajar tantang penikahan, percaya atau tidak, sampai detik ini belum ada satu pun manusia di dunia ini yang dapat memberikan kuliah/pelajaran mengenai pernikahan. Mau tahu? Karena setiap pasangan mempunyai SENI PERNIKAHAN yang berbeda, itulah keajaiban Tuhan…

Namun, saya suka mendengar pengalaman-pengalaman pernikahan orang tua, Nenek Iting, Nenek Ribu (masih sehat 78thn) yang tidak mau menikah lagi setelah ditinggal Kakek pada usia muda!!! Apalagi mereka anaknya banyak. Nenek Iting, ditinggal (meninggal) Kakek ketika paman saya yang paling kecil masih berumur 8 bulan dengan anak 8 orang, LUAR BIASA…

Kisah nyata pengalaman pernikahan, seperti ini di jaman sekarang sudah langka. Apalagi kalau liat infotaiment yang membesar-besarkan permasalah rumah tangga para artis. Kita jadi bingung, apa gak ada cerita yang lain….!!!!

Akhirnya, saya mencoba menyimpulkan rahasia orangtua kami mengenai pernikahan, mereka semua mencoba menyatukan dua pribadi yang berbeda, menjadi satu…

DUA JADI SATU

Ya, sampai sekarang kami masih belajar kesimpulan yang sangat sederhana ini….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s