…KRITIK SOSIAL…

Dibentuknya suatu negara… tujuannya sekarang untuk apaaaaan sih…!!! Waktu sd dulu diajarkan bagaimana negara kita terbentuk, juga kenapa harus ada pemerintah dan sebagainya. Intinya supaya masyarakat bisa merasakan kesejahteraan dalam segala hal. Sebagai rakyat, saya merasa ada yang tidak berubah dari dahulu sampai sekarang, malahan mungkin sekarang makin tidak jelas lagi. Secara inteltual…YAAACHH intelektual dan ilmiah memang ilmu saya tidak tinggi, apalagi berbicara masalah Negara…hahahhahahaahhhaaaaa… Namun secara pribadi, saya dibesarkan di lingkungan yang kaya dengan beragam pelajaran hidup. Masalah sosial… yang saya liat, banyak, salah satunya TIDAK DAPAT BERSEKOLAH KE JENJANG YANG LEBIH TINGGI.

Sekarang tujuannya ada eksekutif, legistatif. yudikatif sudah semakin pudar. Diberi tahukan kembali dong kepada rakyat, apa peran-perannya lembaga-lembaga ini, supaya rakyat ingat dan menyadari kalau ada yang namanya wakil rakyat, dan harus diingat kalau rakyat juga yang menggaji mereka.

Mudah-mudahan pendidikan di negara kita gratis beneran gratis sampai sma, gaji guru juga naik sesuai dengan keadaan perekonomian negara kita yang semakin mahal. Kalau ditelusuri lagi sektor pendidikan harusnya menjadi sektor yang sangat penting!!! gimana mau maju negaranya kalau rakyatnya mau sekolah aja harus bayar. Kasus-kasus anak yang bunuh diri gara-gara gak bisa bayar uang sekolah, seharusnya tidak perlu terjadi lagi. Kita juga kan yang bangga kalau bangsa kita pintar-pintar….

Pemikiran kalau orang tuanya dari dulu orang berpendidikan pastilah keturunannya sama menjadi orang berpendidikan juga. Atau kalau orang tuanya kaya minimal punya uanglah pasti bisa sekolah… ya sedih banget dong kalau orang tuanya gak dua-duanya… terus gimana masa depan anak-anak tersebut….!!!

Ayo dong para calon pemimpin di negara kita… sebentar lagi kan PEMILU… pendidikan gratis ya, supaya rakyat kita yang ada di daerah-daerah terpencil bisa sekolah oiya… gaji gurunya juga distabilkan dong, supaya banyak guru-guru yang mau mengajar di daerah.

Jangan anggap rakyat kita ini bodoh… dll, penjajah Belanda udah lewat. Jadi jangan menjajah bangsa sendiri.

Anak-anak juga mempunyai hak dan Negara mempunyai kewajiban…

Intelektual ialah orang yang menggunakan inteleknya untuk bekerja, belajar, membayangkan, mengagak, atau menyoal dan menjawab soalan tentang berbagai-bagai idea. Secara amnya, terdapat tiga takrif moden untuk istilah “intelektual”, iaitu:

  1. mereka yang amat terlibat dalam idea-idea dan buku-buku;
  2. mereka yang mempunyai kepakaran dalam budaya dan seni yang memberikan mereka kewibawaan kebudayaan, dan yang kemudian mempergunakan kewibawaan itu untuk bertutur tentang perkara-perkara lain di khalayak ramai. Golongan ini dipanggil sebagai “intelektual kebudayaan”.
  3. dari segi Marxisme, mereka yang tergolong dalam kelas pensyarah, guru, peguam, wartawan, dan sebagainya.( kutipan dari, http://ms.wikipedia.org/wiki/Intelektual )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s