KELUAR..GA..KELUA..RGA..KELU..ARGA..KELUARGA

Bisa dijadikan suatu pelajaran berharga!!! Khususnya dalam mendidik anak saya kelak, agar dapat memahami artinya “keluarga”. “Keluarga” tidak hanya dalam lingkup kecil saja, yaitu ada Bapak, Ibu, Kakak, Abang, Adik. Menurut saya, sangatlah luas, bahkan sering kita mendengar kalimat ” dia sudah saya anggap seperti adik saya sendiri”, atau ” mereka sudah seperti keluarga”, dan banyak istilah semacamnya.

Namun ada saja manusia yang tidak mengetahui artinya “keluarga”. Kakak/ Abang tertua biasanya menjadi panutan atau mempunyai hati yang bijaksana. Kalau saya masih jauh dari kesan itu, walaupun Kakak yang tertua dari 3 bersaudara. Masih dalam proses pembelajaran!!!!
Bagaimana kalau Kakak/Abang tersebut sudah tua maksudnya sudah diatas 50 tahun, seharusnya sudah mulai mengurangi sifat-sifat yang menjadi batu sandungan. Contohnya, iri hati, sombong, dendam, dengki, fitnah, adu domba, munafik, egois. Duuuuh…serem juga yaaaa…pasti setiap manusia bisa mempunyai sifat seperti itu. Tidak terkecuali, saya juga banyak banyak banyak “minta ampun”.

Apalagi disaat seorang Kakak/Abang sudah dilanda sakit penyakit. Suami/Istri dan lingkungan sekitarnya bisa memberikan nuansa yang positif, sejuk, sehat, damai, tenang, penuh kasih bukan hanya bisa bicara seolah-olah menjadi manusia yang religius. Dengan memberikan nuansa yang baik, seharusnya sebagai “keluarga” ya..”keluarga”…seharusnya bertindak sebagai “keluarga”…yang sesungguhnya.

“Keluarga” yang baik harus memikirkan kondisi dan keadaan Kakak/Abang yang sedang sakit secara fisik.Begitu juga sebagai seorang Suami/Istri. Dulu saya sering lihat di sinetron seorang Istri menghasut Suami bahkan keluarga besarnya untuk bertindak jahat kepada Adiknya. Agar Adiknya bercerai dengan Istrinya.
Mudah-mudahan dalam kehidupan nyata tidak ada seorang Istri yang mempunyai sifat sehina itu. Apalagi kalau mereka mempunyai anak perempuan, bagaimana perasaannya kalau anaknya ……. ?….aahh namanya juga sinetron…πŸ™‚

Sepertinya “keluarga”….ya ” keluarga” membuat sakit semakin bartambah parah. Mereka lupa ada sakit yang tidak ada obatnya. Tidak usah dijabarkan saya rasa bisa dijawab sakit apakah itu? di dalam hati kita masing-masing.

TIDAK MUDAH BERDAMAI DENGAN DIRI SENDIRI, TUHAN AMPUNI SAYA.

2 thoughts on “KELUAR..GA..KELUA..RGA..KELU..ARGA..KELUARGA

  1. salam kenal, eunike..
    sekedar sharing aja..
    untuk bisa melepas rasa sakit hati dan berdamai dengan diri sendiri, kita perlu mengetahui apa saja luka-luka batin yang terekam di alam bawah-sadar kita.
    setiap diri kita memiliki luka batin bawah-sadar, yang terbentuk dari pengalaman-pengalaman masa lalu yang dipersepsi sebagai hal yang “tidak menyenangkan”. cari dan kenali luka batin anda, sempatkan untuk melakukan meditasi di pagi hari (berdialog dengan diri sendiri untuk mengetahui perasaan-perasaan anda, keinginan-keinginan anda, harapan-harapan yg belum terpenuhi), maafkan diri anda yg mungkin ketika itu tidak mampu membela diri sendiri, berterima kasihlah pada diri karena sudah mengijinkan hal itu terjadi pada diri anda (karena tanpa pengalaman yang pahit itu mungkin anda tidak akan mencapai keberhasilan anda saat ini), lalu berjanjilah pada diri untuk menjadi pribadi yang lebih kuat, percaya diri, tegar dan berfokus pada kehidupan yang lebih baik / positif.

    well, good luck on your future lifeπŸ™‚

  2. Hi Evy Rakryani,
    Saya setuju dengan anda, Evy, karena dalam kehidupan, tidak semuanya terjadi menurut keinginan saya, yang pasti segalanya harus baik. Sejujurnya, pengalaman-pengalaman masa lalu, saat ini menjadi suatu pengalaman manis dalam hidup saya. Menyadarkan saya tidak mau berharap pada manusia yang tidak sempurna, seperti saya. Saat ini saya tidak mau berteori, karena hanya membuat kepala saya pusing…hehehehe… , “saya hanya berharap pada Tuhan, karena dari Tuhan sajalah, saya mulai bisa berfikir sederhana…tidak teoritis lagi”…

    Thanks Evy senang sekali anda bisa mampir ke sini..πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s